Sejarah

SEJARAH BERDIRINYA BMT NU NGASEM

Berawal dari kegelisahan para pengurus MWC NU Ngasem dalam menopang keberlangsungan perjuangan organisasi Nahdlatul Ulama di kecamatan Ngasem, sering kali program – program yang telah dicanangkan saat musyawarah program kerja MWC NU Ngasem untuk kemaslahatan ummat kandas, karena terbentur dengan kebutuhan dana dalam pelaksanaannya. Berbagai cara dilakukan untuk menggali sumber dana, mencari founding dan kerjasama dengan berbagai pihak. Namun, itu hanya bersifat insidental yang akhirnya ketika akan melakukan kegiatan selanjutnya kembali kebingungan mencari dana.

Dalam suatu diskusi kecil, salah seorang pengurus MWC NU Ngasem mencoba memotret keberhasilan NU Pekalongan yang mampu menghasilkan omset 24 milyar dalam kurun waktu 7thn, mampu menyuplai NU 20jt, serta 40% dari SHU per tahun terbukti sekarang mampu membeli tanah senilai 1,5 milyar serta membangun gedung aswaja yang megah senilai 4,5 milyar. Selain itu, banyak masyarakat NU yang diperbudak oleh rentenir, untuk membebaskan masyarakat NU dari rentenir tersebut maka lembaga keuangan NU harus didirikan untuk mengurangi beban masyarakat.

Kabar tersebut menjadi sebuah pencerahan, inspirasi dan harapan baru untuk menuju kemandirian organisasi. Namun tidak seperti yang diharapkan, setelah ide tersebut disampaikan dalam rapat pengurus ternyata banyak yang tidak setuju, banyak yang ragu, banyak yang pesimis dengan ide tersebut karena dimasa kepengurusan sebelumnya sudah pernah mendirikan semacam koperasi namun gagal, sehingga menjadi momok bagi pengurus yang pernah ikut mengalaminya saat itu.

Hal itu tidak menciutkan keyakinan beberapa pengurus, berbagai cara dilakukan untuk menyakinkan seluruh pengurus, contoh-contoh keberhasilan pengurus NU dari berbagai wilayah di ceritakan kepada pengurus lainnya, menganalisa berbagai peluang yang ada di kecamatan ngasem, dll. Akhirnya sebagian besar pengurus mulai mempertimbangkan ide tersebut dan sepakat untuk mendirikan BMT di kecamatan Ngasem.

Dengan modal awal sebesar 67 juta dari 67 orang penanam saham yang berhasil dikumpulkan dari beberapa pengurus MWC NU Ngasem serta beberapa orang yang percaya dan yakin akan keberhasilan usaha ini, MWC NU Ngasem bertekat bulat mendirikan BMT. Dalam persiapan pendirian, MWC NU Ngasem membentuk tim persiapan pendirian BMT, kemudian tim tersebut memilih calon pengurus dan pengawas serta pengelolanya. Setelah itu tim pendirian BMT menjadwalkan calon pengurus dan pengawas tersebut untuk melakukan study banding dan pelatihan di beberapa tempat yang telah berhasil, antara lain ke Pekalongan, BMT UGT Sidogiri, BMT Gapura Sumenep, dll, kemudian para calon pengelolanya di magangkan hingga dirasa mampu untuk menjalankan operasional BMT.

Setelah dirasa cukup dalam persiapan, MWC NU Ngasem menggelar launching BMT NU Ngasem pada tanggal 21 Maret 2012 di Gedung MWC NU Kecamatan Ngasem sebagai tanda telah dibuka secara resmi operasional BMT NU NGASEM. MWC NU Ngasem mengajak semua Pengurus NU dan Banomnya baik ditingkatan PAC maupun Ranting untuk mendukung dan membantu keberlangsungan usaha tersebut demi kemajuan organisasi NU dan kemaslahatan ummat.

Ternyata usaha mendirikan BMT NU Ngasem tersebut tidaklah sia-sia, setelah berjalan selama 3 (tiga) bulan. Kepercayaan masyarakat terhadap BMT NU sudah terlihat, berkat dukungan dari seluruh Banom NU,  ibu-ibu Fatayat yang ada disetiap ranting  membuat masyarakat tergugah untuk menjadi anggota dan juga yang lebih menakjubkan lagi, ternyata para pedagang yang ada dipasar-pasar pun mulai percaya dengan kinerja BMT NU dan menyertakan diri untuk ikut menjadi anggota.

Tahun pertama berdiri dan berjalan selama 8  bulan, dalam RAT ke-I BMT NU NGASEM mampu memperoleh laba sebesar 15 juta lebih, di tahun kedua akhir desember 2013, laba bersih usaha BMT NU Ngasem mampu mencapai hampir 150 juta lebih, saat itu BMT NU Ngasem bisa memberi pemasukan kepada NU sebesar 30 juta. Kepercayaan masyarakat kepada  BMT NU Ngasem terus meningkat sehingga mempercepat pertumbuhan dari BMT NU Ngasem.

Seiring dengan perjalanan perkembangannya, BMT NU Ngasem terus berupaya meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dan selalu berinovasi. Perbaikan system, penambahan layanan jasa sektoril, dan pembukaan cabang – cabang baru akan menjadi target BMT NU Ngasem kedepan.